Ketika kebanyakan orang berpikir dari berita terbaru, apa yang muncul dalam pikiran adalah dasar biasanya informasi yang tidak terlalu menarik atau menguntungkan. Tapi ada lebih banyak ke berita terbaru dari sekadar dasar.
Setelah vakum sejak 2006, ajang yang digagas untuk memberi ruang berekspresi bagi para pencipta lagu dan penata musik ini, diharapkan menjadi ruang berekspresi untuk menembus pasar internasional. "Target ke depan adalah membuka ruang pasar musik untuk internasional. Musik Indonesia sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi belum bisa merajai, minimal di kawasan Asia Tenggara," katanya. Waktu terbaik untuk belajar tentang berita terbaru adalah sebelum Anda berada di tengah-tengah hal. Bijaksana pembaca akan terus membaca untuk mendapatkan yang berharga berita terbaru pengalaman selagi masih gratis.
Mengenai persyaratan lomba, terang Darma, terbuka bagi siapapun warga Indonesia tanpa batasan usia. "Lirik lagu bisa berbahasa Indonesia atau Inggris asal tidak bermuatan SARA," katanya. Setiap peserta bisa mengirimkan lagunya maksimal 3 buah lagu dengan durasi 5 menit. "Lagu yang dibawakan bisa diiringi minimal satu alat musik, baik itu gitar, piano atau keyboard," jelasnya. Kegiatan kali ini, terang Darma, akan menjadi ajang seleksi untuk mencari perwakilan Indonesia yang akan diikutsertakan dalam Lomba Cipta Lagu tingkat Asean, Asean Song & Culture Festival (ASCF) 2010, yang akan berlangsung April 2010 mendatang. Kegiatan ini akan diikuti oleh 10 negara Asean serta negara-negara mitra Asean seperti Australia, Jepang, India, China dan Korea Selatan. Sementara Grand Final INSOF 2009 rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 9 Maret 2010 mendatang.
Tunggu apalagi. Siapa tahu, Anda bisa mengkuti jejak Elfa Secoria, Harvey Malaiholo, Ruth Sahanaya, Guruh Sokarno Putra, Tri Utami, yang juga lahir di sejumlah ajang sejenis seperti Festival Lagu Popler Nasional hingga Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors di tahun 80-an itu. (EH)